Syafruddin : Pemilih Pemula Cerdas, Demokrasi Berkualitas
|
Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dompu melaksanakan kegiatan Lao Lamba Sekolah berupa sosialisasi pengawasan partisipatif bersama pemilih pemula di SMA Negeri 2 Dompu, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Dompu. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Syafruddin, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan amanat terkait pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam amanatnya, Syafruddin menegaskan bahwa masa depan demokrasi berada di tangan generasi muda, khususnya para pemilih pemula yang nantinya akan menggunakan hak pilih untuk pertama kalinya.
“Jangan pernah menganggap remeh satu suara, karena satu suara ikut menentukan arah daerah dan bangsa ini,” tegasnya di hadapan para siswa.
Ia menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebatas datang ke TPS dan mencoblos, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab seluruh warga negara. Oleh karena itu, Bawaslu hadir di sekolah-sekolah untuk memastikan pemilih muda tumbuh menjadi pemilih yang sadar, kritis, dan berani menjaga kejujuran pemilu.
Lebih lanjut, Syafruddin menekankan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, terutama anak muda dan pemilih pemula. Menurutnya, siswa dapat menjadi pengawas partisipatif melalui langkah-langkah sederhana, seperti tidak menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian, menolak politik uang, berani melaporkan pelanggaran pemilu, mengajak lingkungan sekitar untuk memilih secara jujur dan adil, serta memilih secara cerdas dan berintegritas.
“Bawaslu membutuhkan mata, telinga, dan kepedulian generasi muda agar demokrasi berjalan dengan bersih dan bermartabat,” ujarnya.
Dalam amanatnya, Syafruddin juga mengajak para siswa untuk tidak bersikap apatis terhadap politik. Ia menegaskan bahwa politik tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari karena menentukan arah kebijakan pendidikan, pekerjaan, dan masa depan generasi muda.
“Jangan biarkan politik dikuasai orang jahat hanya karena orang baik memilih diam. Jika orang baik menjauh dari politik, maka politik akan diambil oleh orang-orang jahat,” pesannya.
Menutup amanatnya, Syafruddin mengingatkan bahwa para siswa bukan hanya pemilih hari ini, tetapi juga calon pemimpin masa depan. Ia mengajak seluruh siswa untuk mulai membangun karakter jujur, berpikir kritis, dan peduli terhadap bangsa sejak dini.
Ia juga menyampaikan pesan motivasi yang dikutipnya, “Barang siapa yang tidak mampu menanggung sakitnya belajar, akan menanggung perihnya kebodohan di masa depan.”
Kegiatan Lao Lamba Sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Dompu dalam meningkatkan partisipasi dan kesadaran politik pemilih pemula guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas.
Syafruddin juga mengajak ,guru dan murid SMA Negeri 2 dompu untuk berkunjung ke Bawaslu Kabupaten Dompu untuk belajar banyak tentang apa itu Bawaslu apa kerja-kerja Bawaslu sebagai bagian dari studi tour.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Syafruddin mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menguatkan komitmen pengawasan pemilu dengan slogan:
“Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.”
Penulis dan Foto : Labib
Editor : Farid