Swastari: Tekankan Pentingnya Kesiagaan Panwascam dan Pengawas TPS Menjelang Pemilu 2024
|
Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu - Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Swastari, menegaskan pentingnya kesigapan dan kewaspadaan dari Panwaslu Kecamatan (Panwascam) serta para pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjelang masa tenang dan proses penghitungan suara pada pemilihan umum tahun 2024. Menurutnya, fase ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian pengawasan yang telah dilakukan menuju pelaksanaan pemilu.
\n\n\n\nPernyataan tersebut disampaikan oleh Swastari dalam acara Bimbingan Teknis Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Dompu, yang berlangsung pada Sabtu, (10/2/2023)
\n\n\n\nDalam kesempatan tersebut, Swastari menekankan bahwa masa tenang dan proses penghitungan suara merupakan momen krusial yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh pihak terkait.
\n\n\n\nMasa tenang dan pungut hitung adalah titik fokus utama dari seluruh upaya pengawasan yang telah dilakukan dalam persiapan menuju pemilu 2024," ujar Swastari dengan tegas.
\n\n\n\nLebih lanjut, Swastari juga menyampaikan bahwa pihak Bawaslu dan seluruh pengawas TPS harus memastikan bahwa setiap proses pengawasan terdokumentasi dengan baik melalui Laporan Hasil Pengawasan (LHP).
\n\n\n\nDokumentasi ini dianggap sebagai bukti konkret dari kinerja pengawasan yang dilakukan, serta menjadi landasan untuk memastikan integritas dan keabsahan hasil pemilihan
\n\n\n\n"Dengan adanya LHP yang terdokumentasi dengan baik, kita dapat memastikan bahwa setiap aspek dari proses pemilihan telah diawasi dengan cermat, dan mampu memberikan keyakinan kepada masyarakat akan keberlangsungan demokrasi yang sehat," tambahnya.
\n\n\n\nPernyataan Swastari ini menjadi panggilan bagi seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan sigap dalam menjalankan tugas pengawasan mereka menjelang masa tenang dan proses penghitungan suara pada pemilihan umum tahun 2024.
\n\n\n\n"Dengan kolaborasi yang kuat antara Bawaslu, Panwaslu, dan pengawas TPS, diharapkan proses pemilihan dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi di negara ini," tutupnya.
\n"