Bawaslu RI Gelar Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029 Bermartabat
|
Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara resmi menggelar Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif dengan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian program pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam memperkuat demokrasi Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara ini diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) dan disiarkan secara langsung melalui platform Zoom Meeting serta kanal YouTube resmi Bawaslu RI pada Senin malam pukul 20.00 WIB (7/72025).
Seluruh jajaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia turut serta dalam kegiatan ini, termasuk Bawaslu Kabupaten Dompu.
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenti, menekankan pentingnya persiapan panjang menuju Pemilu yang berkualitas. Ia menyatakan bahwa proses menuju Pemilu yang ideal tidak bisa ditempuh secara instan.
“Bisa hasilnya bagus seperti yang kita harapkan kalau kita siapkan sedemikian rupa. Ada jalan panjang menuju pemilu yang sangat berkualitas. Salah satunya, cara kita memastikan itu adalah melalui pendidikan pengawasan partisipatif,” ujar Lolly.
Ia menambahkan bahwa masa non-tahapan harus dimanfaatkan untuk menanamkan kesadaran bahwa pemilu adalah milik seluruh rakyat, sehingga ketika waktu pemilu tiba, masyarakat telah memiliki kesadaran yang kuat untuk turut serta menjaga integritas pemilu.
Lebih lanjut, Lolly menegaskan bahwa program pendidikan pengawasan partisipatif merupakan bagian dari program prioritas nasional yang akan terus digencarkan di masa non-tahapan. Ia juga mendorong para peserta untuk tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam pelatihan ini.
“Ruang diskusi semacam ini menjadi penting karena dengan mendiskusikan dengan banyak orang, kita meyakini bahwa akan semakin kuat cara kita menjaga demokrasi Indonesia. Kalian semua narasumber, kalian semua adalah aktor untuk memastikan pendidikan ini berjalan seperti yang kita harapkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, yang mengikuti kegiatan secara daring, menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa juga dapat dilaksanakan di Dompu. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pengawasan menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan Pemilu yang bermartabat.
“Keterlibatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Dompu, dalam melakukan pengawasan partisipatif penting untuk memastikan masyarakat terus bergerak aktif mengawal setiap tahapan pemilu dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya Pemilu 2029 yang bermartabat,” ungkap Wahyudin.
Di kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Syafruddin, juga memberikan apresiasi terhadap program ini dan mendorong agar nilai-nilai pengawasan partisipatif dapat ditanamkan sejak dini kepada masyarakat Dompu.
“Kami berharap pendidikan pengawasan partisipatif ini tidak hanya berlangsung di tingkat pusat atau provinsi saja, tetapi juga bisa menyentuh masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Karena di sanalah praktik pengawasan langsung terjadi. Jika kesadaran masyarakat terbentuk sejak awal, maka potensi pelanggaran pemilu dapat diminimalisir secara signifikan,” ujar Syafruddin.
Untuk diketahui, kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Juli 2025, dengan menghadirkan narasumber-narasumber berkompeten dari berbagai latar belakang yang relevan dengan demokrasi dan kepemiluan.
Penuli : Farid
Editor : Farid