Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Dompu Lakukan Pendataan Alumni SKPP, Perkuat Jaringan Pengawasan Partisipatif Jelang Pembentukan P4

Bawaslu Dompu Lakukan Pendataan Alumni SKPP, Perkuat Jaringan Pengawasan Partisipatif Jelang Pembentukan P4

Plt. Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin

Dompu,Bawaslu Kabupaten Dompu - Dalam upaya mengaktifkan kembali serta memperkuat jaringan pengawasan partisipatif di wilayah Kabupaten Dompu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu mulai melakukan pendataan terhadap alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). Pendataan ini juga menjadi langkah awal dalam persiapan pembentukan Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P4) di Kabupaten Dompu yang direncanakan akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Kegiatan pendataan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Instruksi Ketua Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tertanggal 26 Mei 2025. Hal ini disampaikan oleh Plt. Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat.

“Dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif yang menjadi salah satu strategi utama Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi, kami memulai pendataan alumni SKPP. Ini bukan hanya sekadar pendataan administratif, tetapi merupakan upaya strategis untuk merangkul kembali para kader pengawasan partisipatif agar dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pemilu,” ujar Wahyudin saat di Kantor Bawaslu Dompu. Pada Selasa (27/5/2025)

Ia menjelaskan bahwa para alumni SKPP yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Dompu merupakan aset penting dalam mendorong pengawasan pemilu yang inklusif dan berbasis masyarakat. Selama ini, alumni SKPP telah mendapatkan pelatihan dasar tentang prinsip-prinsip demokrasi, integritas pemilu, serta teknik-teknik pengawasan yang efektif.

“Dengan dibentuknya Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P4), para alumni SKPP nantinya akan mendapatkan ruang lebih luas untuk mengembangkan kapasitas, berbagi pengalaman, serta membangun jejaring pengawasan berbasis komunitas. Ini akan menjadi pusat pembelajaran dan kaderisasi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P4) ini nantinya akan berfungsi sebagai laboratorium pendidikan demokrasi di tingkat lokal, yang tidak hanya menyasar alumni SKPP, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin aktif terlibat dalam pengawasan pemilu secara sukarela dan independen.

Wahyudin juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan para alumni SKPP yang telah mengikuti pelatihan sejak program ini dimulai oleh Bawaslu RI beberapa tahun terakhir. Melalui kegiatan ini, diharapkan alumni yang tersebar di kecamatan-kecamatan dapat kembali terlibat aktif, terutama dalam menyongsong pelaksanaan tahapan pemilu dan pemilihan serentak mendatang.

“Kami percaya, dengan memperkuat jaringan alumni SKPP, pengawasan partisipatif di Kabupaten Dompu akan semakin solid, berdaya guna, dan menyentuh akar rumput. Ini sejalan dengan semangat Bawaslu untuk menjadikan masyarakat bukan hanya sebagai objek pengawasan, tetapi sebagai subjek aktif dalam mengawal demokrasi,” pungkas Wahyudin.

Dengan dimulainya pendataan ini, Bawaslu Kabupaten Dompu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.

Penulis dan Foto : Farid

Editor : Farid