Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Dompu Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024: Tangkal Isu Negatif dan Hoax di Media Sosial

Bawaslu Dompu Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024: Tangkal Hoax dan Isu Negatif di Media Sosial

Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, (kiri) saat membuka kegiatan sosialisasi pengawasan pemilihan menangkal penyebaran isu negatif dan berita hoax di media sosial selama tahapan Pilkada di Café Laberka  pada Kamis (17/10/2024). 

Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu – Dalam upaya menjaga integritas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Bawaslu Kabupaten Dompu kembali mengambil langkah preventif dengan menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan. Kegiatan yang berlangsung di Café Laberka  pada Kamis (17/10/2024). 

Kegiatan ini bertujuan untuk menangkal penyebaran isu negatif dan berita hoax di media sosial selama tahapan Pilkada. Berbagai elemen masyarakat hadir, mulai dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan media lokal.

Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, dalam sambutannya menekankan peran penting masyarakat dalam menjaga kredibilitas pemilu, khususnya dengan menyaring informasi yang beredar di media sosial. “Media sosial kini menjadi salah satu saluran utama penyebaran informasi, termasuk berita-berita yang tidak benar atau hoax. Kita semua harus bijak menerima informasi dan memeriksa kebenarannya sebelum membagikan kepada orang lain,” jelas Wahyudin.

Wahyudin juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan kedamaian selama masa pemilihan. “Kita punya tanggung jawab bersama untuk menciptakan pemilu yang damai, jujur, dan adil. Jangan sampai kita terpengaruh oleh isu-isu negatif atau informasi yang tidak jelas sumbernya,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Dompu untuk memastikan Pilkada 2024 berlangsung secara transparan dan terbebas dari hoax serta pengaruh negatif lainnya. Sosialisasi ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran publik tentang pentingnya pengawasan partisipatif guna mewujudkan Pilkada yang aman, kredibel, dan bebas dari kecurangan.

Perludiketahui sosialisasi ini menghadirkan  Abdul Haris, Kasat Intelkam Polres Dompu dan Suherma Ahmad, pengamat media, sebagai narasumber. Keduanya menyoroti pentingnya meningkatkan literasi digital masyarakat agar dapat lebih kritis dalam menangkal informasi menyesatkan yang kerap beredar di media sosial.

Penulis dan Foto : Farid