Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMA N 2 Dompu

Tingkatkan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMA N 2 Dompu
\n

Dompu- Bawaslu Kabupaten Dompu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dompu lakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif terhadap pemilih pemulah di SMA Negeri 2 Dompu, Rabu (20/7/2022)

\n\n\n\n

Kegiatan ini dimaksud untuk memberikan pemahaman  tentang Pengawasan Partisipatif serta mengajak pelajar untuk berperan aktif dalam mengawal Demokrasi.

\n\n\n\n

Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu Irwan menjelaskan sosialisasi ini dilaksanakan dengan dasar, Bawaslu memiliki peran dan fungsi untuk meningkatkan pengawasan partisipatif.

\n\n\n\n

“Karena itu secara fungsi Bawaslu  adalah melakukan pencegahan, pengawasan, penindakan dan penyelesaian sengketa proses. Secara umum memang Bawaslu yang mengawasi seluruh tahapan mulai dari Tahapan verifikasi partai politik sampai dengan tahapan penetapan calon hasil pemilu, tetapi dalam negara demokrasi sebenarnya masyarakat yang menjadi stakeholder atau pelaku utama pengawasan,” jelasnya.

\n\n\n\n

Karena itu sebagian dari masyarakat merupakan hal penting untuk ikut menunjang pelaksana pemilu yang luber (Langsung Umum Bebas Rahasia) Jurdil (Jujur dan Adil) serta Demokratis.

\n\n\n\n

Selain itu Irwan menjelaskan terkait dengan yang sering kali terjadinya kerawanan pada saat Pemilu dan Pemilihan adalah Money Politik yang sebenarnya dilarang oleh agama maupun Undang-Undang.

\n\n\n\n

“Agar nantinya para siswa pemilih pemula jangan sampai menerima uang untuk memilih salah satu calon, karena nantinya pemberi dan penerima bisa terkena pidana pemilu,” terangnya

\n\n\n\n

Dijelaskan Irwan titik rawan selanjutnya yaitu berita hoax yang sering ditemukan pada saat Pemilu yang kerap beredar di media sosial terjadi nanti pada saat masa kampanye pemilihan.

\n\n\n\n

Dia juga mengajak kepada seluruh pemilih pemula agar ikut serta menjadi pengawas partisipatif pada Pemilu serentak tahun 2024, jika nanti menemukan adanya kecurangan dalam proses pemilihan agar melaporkan ke Bawaslu Kabupaten Dompu dan selanjutnya dapat ditelusuri kebenaran infoamsi awal  tersebut.

\n\n\n\n

Di akhir penyampaiannya Irwan menghimbau kepada seluruh siswa agar nantinya dapat menyampaikan informasi dari sosialisasi ini kepada teman dan keluarga.

\n\n\n\n

Sementara itu Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin menjelaskan Bawaslu  Goes To Campus merupakan program yang direncanakan oleh Bawaslu RI dengan sasaran Pelajar sekolah dan mahasiswa, pada Pemilu 2024 mendatang yang memiliki hak pilih atau hak konstitusi

\n\n\n\n

“Jadi untuk siswa yang hadir pada sosialisasi ini nanti di tahun 2024 sudah memiliki hak konstitusinya, jadi penentuan masa depan bangsa Indonesia berada di tangan kita semua,” ujar Wahyudin

\n\n\n\n

Lanjut Wahyudin dalam Negara demokrasi pemilu merupakan wadah untuk warganya setiap lima tahun sekali untuk melaksanakan pemilihan.

\n\n\n\n

“Jadi setiap lima tahun, kita melaksanakan pemilihan umum. Biasanya kita memilih lima kotak suara. Pertama pemilihan Presiden, kedua DPR RI, ketiga DPD RI, Keempat DPRD Provinsi, dan kelima DPRD Kabupaten/Kota,” lanjutnya.

\n\n\n\n

Dia menginformasikan, Pemilu mendatang akan dilaksanakan pada 14 Februari Tahun 2024 dan  Pemilihan Kepala Daerah akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024 di 37 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota.

\n\n\n\n

Senada dengan itu, Nuryadin Kepala Sekolah SMA N 2 Dompu mengungkap mendukung program Bawaslu karena selaras dengan pembelajaran kontekstual dan aplikatif yang dilaksanakan si Sekolah.

\n\n\n\n

Hadir juga dalam Kegiatan Sosialisasi Pengawas Partisipati terhadap Pemilih Pemulah dari pihak Bank BNI Cabang Dompu sebagai mitra Bawaslu Kabupaten Dompu.

\n\n\n\n

Editor : Farid

\n\n\n\n
\n\n\n\n
\n"