Hasil Pengawasan Bawaslu: Kampanye Tatap Muka Paling Diminati, Prokes Masih Dilanggar
|
Dompu, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Dompu – Tahapan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dompu Tahun 2020 telah berjalan 30 hari. Data pengawasan Bawaslu menunjukkan, kampanye tatap muka dengan pertemuan terbatas masih menjadi metode yang paling diminati peserta Pemilihan. Bawaslu menemukan, dugaan pelanggaran paling banyak adalah pelanggaran protokol kesehatan.
\n\n\n\nKetua Bawaslu Kabupaten Dompu Irwan mengatan bahwa Dari hasil Pengawasan Kampanye yang dilakukan oleh Bawaslu dan Jajarannya, terdapat 106 kegiatan kampanye dengan metode tatap muka (pertemuan terbatas).
\n\n\n\nDalam pengawasannya terhadap ratusan kampanye itu, Bawaslu menemukan 28 dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Atas pelanggaran tersebut, dilakukan tindakan peringatan lisan hingga melayangkan sebanyak 7 surat peringatan tertulis,” Jelasnya diruang kerja Bawaslu Kabupaten Dompu, Minggu (25/10/2020)
\n\n\n\nIa menjelaskan Selain soal protokol kesehatan, Bawaslu juga menemukan beberapa dugaan pelanggaran lain, yaitu 19 dugaan pelanggaran tampa STTP, 2 temuan keketrlibatan ASN dalam Kampanye paslon, 1 temuan keterlibatan perangkat Desa dan 2 kasus dugaan penyalahgunaan fasilitas pemerintah serta 1 temuan dugaan ujaran kebencian
\n\n\n\n"Terhadap dugaan pelanggaran tersebut, Bawaslu telah menindaklanjutinya sesuai dengan prosedur terhadap bentuk pelanggaran." ungkap Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antara Lembaga Bawaslu Kabupaten Dompu Irwan
\n\n\n\nFotografer: Saharudin
\n\n\n\nEditor: Farid
\n"