Bawaslu : Rakor pengumpulan data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dalam pemilukada 2020
|
Jakarta, Badan Pengawas\nPemilihan Umum Kabupaten Dompu – Ketua\nBawaslu RI Abhan jadikan Pengalaman Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) menjadi bahan\nperbandingan dari Pemilu ke Pemilu.Tidak saja tuntutan kerja keras kita tapi\nbisa membutuhkan biaya yang tinggi dan Jika data tidak Valid maka Indeks\nKerawanan Pemilu (IKP) tidak punya kualitas dan jika 1 atau 2 daerah terlambat\nakan mempengaruhi daerah yang lain .
\n\n\n\n“Abhan mengatakan Pengalaman pilkada tahun 2015 terjadi Versi data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang berbeda antara Bawaslu dan KPU maka perlu pemetaan yang jelas. Pemetaan ini penting dan strategi cegah pelanggaran Politik Uang , Netralitas ASN dan Isu SARA. Maka harus ada upaya-upaya pencegahan yang optimal manakala kita mencegah potensi kerawanan. Terkait waktu Penanganan Pelanggaran Pilkada tidak sama dengan Pemilu, yang mana dalam pilkada hanya 5 hari. Sedangkan Pemilu 14 hari”,Ungkapnya
\n\n\n\nDiakhir sambutannya Abhan mengucapkan terimakasih atas atensi dan dedikasi teman-teman\nsemua atas kerja keras dalam mensukseskan Pemilu 2019. Di hotel Grand Sahid Jaya Jln. Sudirman Jakarta Pusat (7/12/2019).
\n\n\n\nDikesempatan yang sama Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin mengatakan Kegiatan ini sangat penting bagi kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2020 dan bagi Kordiv Pencegahan dan hubungan antara lembaga agar dapat menyiapkan semua menu yang akan disajikan pada Kegiatan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP)
\n\n\n\nAfif mengatakan ada perkembangan Cost pemilu skala nasional dan lokal ,\nurusan isu sara dan menjadi variabel Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Sebagai bahan review dan “cotohnya adakah kolerasi kerusuhan di\nPapua dengan kegiatan paskah Pemilu 2019 ?”,
\n\n\n\nPrestasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) ini ibarat menu yang kita ramu untuk persiapan pilkada 2020 di mana oleh orang\nbanyak terasa enak agar publik yang menikmati dan membaca senang ,Kegiatan ini\nterprogram sehingga pertemuan membawa output yang baik.
\n\n\n\n“Pada Akhir tahun kita evaluasi pemilu 2019 dan Awal tahun Kita bahas Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) serta Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019 akan launching di Januari 2020”. jelasnya
\n\n\n\nTA Kordiv Pengawasan Maskurrudin Hafidz menambah Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tahun ini ada penguatan lewat Bawaslu Provinsi tidak langsung ke Bawaslu RI Seperti tahun kemarin verifikasi dan validasi benar-benar ditekankan baik pemilu 2019 maupun pilkada 2015.
\n\n\n\n“Cara pengambilan\ninfomasi baik primer maupun sekunder. Baik online atau langsung.
\n\n\n\nAda arahan RI bahwa terhadap data yang bukan punya kita ditekankan agar dapat bertemu langsung dengan responden. Agar Valid diisi tidak saja dengan pengirim surat untuk menghindari ketersinggungan instansi sebagai obyek dan untuk jaga kevalidan data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP)”. tutupnya
\n\n\n\nRakor pengumpulan data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dalam pemilukada 2020 dihadiri oleh Ketua Bawaslu dan Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antara Lembaga dari 270 kabupaten/Kota dan Provinsi yang menyelenggarakan pilkada 2020.
\n\n\n\n

