Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kab. Dompu Sosialisasi Kampung Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Kab. Dompu Sosialisasi Kampung Pengawasan Partisipatif
\n

Dompu, Badan Pengawas Pemilihan Kabupaten Dompu, Menjelang Perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dompu Tahun 2020 Bawaslu Kab. Dompu malakukan Soasilisai Pambentukan Kampung Pengawasan Partisipatif di Sambitangga Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu, Sabtu (14/12/2019).

\n\n\n\n

Hadir dalam Kegiatan ini Lurah Kandai Satu Kepala lingkungan Sambitangga, Toko Masyarakat, Toko Agama, Barisan Pemuda Sambitangga Selatan (BAPSATA) dan Seluruh Kader Pengawasan Partisipatif Kabupaten Dompu.

\n\n\n\n

Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu Drs. Irwan Pada sambutan berterima kasih dan mengapresiasi kepada semua pihak yang ada di Kampung Kandai satu yang telah mendukung adanya kampung pengawasan partisipatif.

\n\n\n\n

Karena tanpa dukungan dari masyarakat Bawaslu tidak dapat melakukan kerja pengawasan dengan baik. Lebih lanjut dikatakan bahwa politik uang sudah menjadi hal yang wajar ditengah masyarakat, bahkan pada setiap momen pemilihan bahkan pada pemilihan kepala desa pun politik uang sudah terjadi" ungkapnya

\n\n\n\n

"Maka dengan adanya kampung pengawasan ini bisa mengurangi itu semua dan harus kita mulai dari simpul kecil seperti ini. Persoalan lain adalah masalah berita Hoax yang marak terjadi dimedia masa", (Imbuhnya),

\n\n\n\n

hal yang tak kalah penting adalah dalam penegakan hukumnya bahwa Bawaslu kesulitan dalam penanganan tindakan pelanggaran meskipun bukti-bukti yang lain sudah terpenuhi namun keberadaan saksi dalam proses pemeriksaanya sangat sulit untuk dihadirkan sebab masyarakat merasa takut untuk menjadi saksi.

\n\n\n\n

"Lebih lanjut dikatakan bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan jika ada temuan dugaan pelanggaran karena banyak wadah yang bisa digunakan untuk melapor seperti Gakumdu atau pada Bawaslu beserta panitia pengawasan dibawahnya“,Jelasnya

\n\n\n\n

Dalam Kesempatan yang sama Lurah Kandai satu Dedi Arsyik mengapresiasi kegitan ini "bahwa tugas pengawasan adalah tugas bersama, maka dengan adanya program ini diharapkan praktik politik uang tidak terjadi karena suara rakyat yang hanya dinilai dengan uang ratusan ribu itu tidak seberapa dibanding nasib rakyat yang harus ditanggung untuk lima tahun kedepannya", Ungkapnya

\n\n\n\n

"Bahwa pencegahan politik uang harus dimaksimalkan dan kepada Bawaslu dan BAPSATA diucapkan terimakasih karena telah mengadakan kegiatan semacam ini".tuturnya.

\n\n\n\n
\n\n\n\n
\n"