Bawaslu Gelar Sosialisasi Pemilu untuk Pemilih Disabilitas di SLB Dompu: Komitmen Inklusivitas Jelang Pemilu 2029
|
Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu – Dalam rangka memperkuat partisipasi masyarakat secara menyeluruh dalam proses demokrasi, Bawaslu Kabupaten Dompu melaksanakan kegiatan sosialisasi pemilu di Sekolah Luar Biasa (SLB) Dompu pada Senin (16/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun pemilu yang inklusif dan aksesibel bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pemilih disabilitas.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Sub Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Ibu Mahisa Mareati, S.Psi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak sekolah atas sambutan hangat dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk nyata kepedulian Bawaslu terhadap hak politik setiap warga negara, tanpa terkecuali.
“Bawaslu ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam proses demokrasi, termasuk para penyandang disabilitas. Kami hadir di SLB Dompu untuk menyampaikan pesan bahwa suara setiap orang memiliki arti penting dalam menentukan arah masa depan bangsa,” ujar Mahisa Mareati dengan penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SLB Dompu turut memberikan sambutan yang hangat. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang terus-menerus diberikan oleh Bawaslu Kabupaten Dompu kepada siswa-siswinya. Ia menyebutkan bahwa ini merupakan kunjungan ketiga dari Bawaslu ke sekolah mereka, dan setiap kunjungan selalu membawa semangat baru bagi para siswa.
“Kami merasa bangga karena anak-anak kami yang memiliki kebutuhan khusus tetap diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Ini adalah pelajaran penting bahwa menjadi warga negara berarti juga memiliki hak untuk bersuara,” ungkap Kepala Sekolah SLB Dompu.
Ia pun menyerahkan sepenuhnya kegiatan kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu untuk memberikan pengarahan secara langsung kepada para siswa.
Plt. Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Bapak Wahyudin, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak sekolah. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi yang telah menjadi agenda rutin lembaganya dan diharapkan akan terus berlanjut di masa yang akan datang.
Dalam penjelasannya, Wahyudin menggarisbawahi pentingnya edukasi demokrasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemilih pemula dari kalangan disabilitas. Ia menekankan bahwa tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) saat ini sedang berjalan, dan salah satu fokusnya adalah memastikan bahwa warga yang telah berusia atau akan berusia 17 tahun segera tercatat sebagai pemilih.
“Kami mengajak para guru dan siswa untuk turut berperan aktif menyampaikan kepada masyarakat di sekitar mereka. Apabila ada anggota keluarga atau warga sekitar yang belum terdatar sebagai pemilih, mohon segera diinformasikan kepada kami atau pihak terkait. Ini penting agar hak pilih mereka tidak terabaikan,” jelas Wahyudin.
Lebih jauh, ia juga menegaskan bahwa Bawaslu tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun demokrasi yang sehat dan berkeadilan. Sosialisasi ini, menurutnya, adalah bagian dari strategi untuk menghilangkan hambatan informasi bagi kelompok-kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan dan antusiasme. Para siswa tampak bersemangat mengikuti jalannya sosialisasi, yang disampaikan dengan pendekatan sederhana dan interaktif agar mudah dipahami. Tim dari Bawaslu Kabupaten Dompu juga membagikan materi pemilu yang telah disesuaikan untuk kebutuhan siswa SLB, sebagai bentuk komitmen dalam memastikan penyampaian informasi yang setara dan adil.
Di akhir kegiatan, para guru menyampaikan apresiasi atas materi yang diberikan serta berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkala. Mereka menilai bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pemilu, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kesadaran berpolitik sejak dini bagi para siswa.
Penulis dan Foto : Ahmad Gazali
Editor : Farid