Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Dompu Hadiri Rapat Evaluasi Pengawasan PDPB Triwulan II Bersama Bawaslu NTB

Bawaslu Dompu Hadiri Rapat Evaluasi Pengawasan PDPB Triwulan II Bersama Bawaslu NTB

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, didampingi Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas, Mahisa Mareati saat menghadiri Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II serta Persiapan Pleno Pemutakhiran DPB Tingkat Provinsi. Kegiatan yang digelar secara daring pada Kamis (3/7) ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu - Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, didampingi Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas, Mahisa Mareati menghadiri Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II serta Persiapan Pleno Pemutakhiran DPB Tingkat Provinsi. Kegiatan yang digelar secara daring pada Kamis (3/7/2025) ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi NTB Hasan Basri menyampaikan apresiasi atas kinerja Bawaslu Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan coklit terbatas DPB. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap proses Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai amanat undang-undang.

“Pengawasan harus mencakup secara seksama terhadap pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pemilih baru, dan pemilih yang pindah domisili,” ujarnya.

Hasan juga mengingatkan pentingnya penggalian data yang maksimal serta pencatatan yang tepat dalam Form A di setiap tahapan pengawasan. Ia menambahkan bahwa rapat semacam ini perlu dijalankan dengan suasana yang ceria dan santai, namun tetap fokus pada ketepatan dan akurasi data.

Sementara itu, Plt. Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, melaporkan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan coklit terbatas yang telah dilakukan oleh jajarannya. Ia menjelaskan bahwa Bawaslu Dompu telah menjalin koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Dompu dalam rangka mendukung proses PDPB.

Selain itu, Wahyudin juga menyoroti jalannya rapat pleno terbuka Triwulan II yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Dompu. Ia mengkritisi ketidaksiapan KPU dalam menyajikan data hasil kerja dalam bentuk tabel atau grafik yang menggambarkan pelaksanaan coklit terbatas.

“Kami juga telah memastikan bahwa KPU Kabupaten Dompu akan melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri untuk mendukung pelaksanaan PDPB,” jelas Wahyudin.

Dalam kesempatan ini Kasubag Pemgawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kabupatem Dompu, Mahisa Mareati turut melaporkan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas yang telah dilakukan oleh jajarannya.

Mahisa menyampaikan bahwa selain menemukan data pemilih yang telah meninggal dunia, pihaknya juga melakukan pengecekan data padan terhadap 20 pemilih. Dari hasil verifikasi tersebut, sebanyak 3 pemilih dinyatakan tidak sesuai, sementara 17 pemilih lainnya dinyatakan sesuai dan tidak ditemukan permasalahan dalam hal administrasi maupun domisili.

“Temuan ini menunjukkan pentingnya akurasi dalam proses pencocokan data agar daftar pemilih benar-benar valid dan mutakhir. Kami terus mengupayakan agar pengawasan berjalan maksimal, khususnya dalam mendeteksi data yang tidak sinkron dengan kondisi riil di lapangan,” jelas Mahisa.

Ia juga menambahkan bahwa laporan ini menjadi bahan penting dalam menyusun strategi pengawasan lanjutan, sekaligus sebagai masukan bagi KPU dalam melakukan pemutakhiran data pemilih yang lebih akurat dan transparan.

Penulis : Farid

Editor : Farid