Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Dompu Gelar Rapat Rutin Bulanan, Bahas Penyesuaian Program WFA/WFO dan Penguatan Kapasitas SDM

Bawaslu Dompu Gelar Rapat Rutin Bulanan, Bahas Penyesuaian Program WFA/WFO dan Penguatan Kapasitas SDM

Suasana saat Bawaslu Kabupaten Dompu menggelar rapat rutin bulanan yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Dompu, Senin (20/7/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Irwan, dan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu serta seluruh jajaran sekretariat.

Dompu, Bawaslu Kabupaten Dompu – Bawaslu Kabupaten Dompu menggelar rapat rutin bulanan yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Dompu, Senin (20/7/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Irwan, dan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu serta seluruh jajaran sekretariat.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Irwan, menyampaikan bahwa rapat rutin bulanan merupakan agenda yang dilaksanakan secara berkala sebagai sarana evaluasi pelaksanaan tugas sekaligus menyampaikan kebijakan terbaru dari Bawaslu RI maupun Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Irwan menjelaskan hasil rapat virtual yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi NTB pada 16 Juli 2026. Dalam rapat tersebut dibahas tindak lanjut Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 15 Tahun 2026 tertanggal 1 Juli 2026 mengenai penyesuaian pelaksanaan Work From Home (WFH), dan Work From Office (WFO) yang diselaraskan dengan program Jumat Sehati Jumpa Berlian.

Menurutnya, program tersebut merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan secara rutin oleh seluruh jajaran Bawaslu. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara daring maupun luring dengan berbagai bentuk kegiatan, seperti kultum atau siraman rohani, pembinaan kesehatan jasmani dan rohani, serta kegiatan positif lainnya yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Program ini telah dikemas oleh Bawaslu Provinsi NTB melalui program Lentera dan telah resmi diluncurkan. Di Bawaslu Kabupaten Dompu sendiri, penyesuaian pelaksanaan WFH telah diterapkan setiap hari selasa dan jum'at, sedangkan kegiatan Jumat Sehati akan disesuaikan dengan hari kerja aktif yang telah ditetapkan," ujar Irwan.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu Provinsi NTB mengisi program tersebut dengan kegiatan siraman rohani, dan Bawaslu Kabupaten Dompu juga akan melaksanakan kegiatan serupa dengan menyesuaikan waktu yang tepat.

Selain itu, Irwan menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama. Mengacu pada arahan Bawaslu RI, peningkatan kapasitas dilaksanakan secara bertahap, yakni pada pekan pertama oleh Bawaslu RI, pekan kedua oleh Bawaslu Provinsi, serta pekan ketiga dan keempat menjadi tanggung jawab Bawaslu Kabupaten/Kota.

Dalam rapat tersebut juga dibahas evaluasi pelaksanaan pekerjaan pada bulan sebelumnya, termasuk pelaksanaan program konsolidasi demokrasi yang terus dilakukan selama tiga hari setiap minggu. Irwan menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi NTB dalam beberapa pekan terakhir aktif melakukan konsolidasi demokrasi dengan berbagai pihak, termasuk partai politik, dan Bawaslu Kabupaten Dompu juga akan terus mengintensifkan kegiatan serupa bersama partai politik, media massa, serta stakeholder lainnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Syafruddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan program Jum'at Sehati Jumpa Berlian perlu disesuaikan dengan pola kerja WFH dan WFO yang saat ini diterapkan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat diisi dengan kultum atau tausiah keagamaan, mengingat Bawaslu Kabupaten Dompu memiliki sumber daya yang mampu mengisi kegiatan pembinaan rohani tersebut.

Syafruddin juga mengingatkan seluruh jajaran agar memahami bahwa pelaksanaan WFH bukanlah hari libur, melainkan tetap merupakan hari kerja dengan seluruh tanggung jawab yang harus dijalankan.

"Prinsipnya, WFH bukan berarti libur. Seluruh pegawai tetap harus bekerja, menjaga komunikasi, serta selalu siap ketika dihubungi untuk kepentingan kedinasan. Jangan sampai telepon tidak aktif atau tidak merespons karena menganggap sedang libur," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Dompu, Wahyudin, menegaskan bahwa meskipun terdapat keterbatasan anggaran, pelaksanaan tugas pengawasan harus tetap berjalan secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui uji petik terhadap data pemilih dengan memulai dari lingkungan sekitar, khususnya terkait pemilih yang meninggal dunia, perubahan status menjadi anggota TNI/Polri, maupun perubahan data kependudukan lainnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan konsolidasi demokrasi tetap harus dilaksanakan secara rutin setiap minggu sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi.

Rapat rutin bulanan tersebut ditutup dengan komitmen seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Dompu untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi internal, melaksanakan program-program kelembagaan secara konsisten, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas pengawasan meskipun di tengah berbagai keterbatasan yang ada.

Penulis dan Foto : Farid

Editor : Farid